Investasi Modal Kecil, Cocok Untuk Pemula

Investasi Modal Kecil, Cocok Untuk Pemula

Saat ini, orang mulai banyak berinvestasi. Tidak terlepas dari investor berpengalaman, juga investor pemula. Sebagian besar investor pemula memiliki modal kecil sehingga mereka tidak yakin untuk berinvestasi. Namun, ada beberapa produk yang memudahkan Anda untuk investasi modal kecil.

Berinvestasi adalah kegiatan yang tepat untuk mencapai beberapa tujuan keuangan, seperti membeli kendaraan, menyiapkan dana pensiun, biaya pernikahan, dan dana pendidikan anak. Umumnya bagi pemula masih bingung untuk memulai dan menggunakan produk yang sudah ada.

Apa Saja Jenis Investasi Modal Kecil?

  1. Reksa Dana

Reksa dana adalah instrumen investasi untuk menampung modal bagi sekelompok investor agar mereka dapat berinvestasi di pasar modal dengan investasi modal kecil. Jenis ini sangat cocok untuk investasi modal kecil.

Dengan modal hanya sepuluh ribu rupiah, Anda sudah bisa berinvestasi di produk ini. Selain itu, sebagai pemula lainnya, Anda tidak perlu memantau perkembangan aset. Terdapat Manajer Investasi (MI) untuk mengelola dana yang Anda simpan di produk reksa dana.

Reksa dana juga tidak perlu memiliki modal yang cukup besar. Tentunya untuk berinvestasi bagi pemula, produk ini sangat cocok. Selain itu, reksa dana juga cocok untuk pemula yang baru pertama kali terjun ke dunia investasi.

  1. Emas

Salah satu jenis ini tanpa perlu banyak analisa dengan modal kecil adalah emas. Produk ini cocok bagi Anda untuk memulai investasi modal kecil. Aset logam ini sangat tepat untuk digunakan dalam jangka panjang.

Emas sendiri juga menjadi salah satu jenis andalan bagi investor berpengalaman dan pemula. Jenis ini juga merupakan salah satu penjaga nilai, terutama pada saat krisis ekonomi ketika harga-harga aset lain mengalami penurunan.

  1. Peer to peer lending

Instrumen ini merupakan penyedia layanan pinjaman untuk menghubungkan debitur atau peminjam secara langsung dengan pemilik dana pinjaman atau kreditur. Peer to peer lending di Indonesia merupakan pilihan yang cocok bagi investor dengan modal kecil.

Anda bisa mulai berinvestasi di P2P lending dengan modal seratus ribu rupiah. Selain itu, produk yang difasilitasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ini juga dapat menganalisis resiko calon debitur.

  1. Obligasi Pemerintah

Investor pemula banyak yang tertarik dengan obligasi pemerintah yang diterbitkan Surat Berharga Negara (SBN). Untuk patokan biaya SBN berkisar antara satu juta rupiah hingga dua miliar rupiah.

Ketika Anda berinvestasi dengan jenis ini, Anda tidak akan langsung mendapatkan pengembalian, tetapi Anda harus menunggu hingga jatuh tempo sesuai dengan ketentuan dari pemerintah.

  1. Saham

Dengan menggunakan instrumen ini Anda dapat memiliki kepemilikan perusahaan publik melalui pembelian saham. Harga saham sendiri memiliki banyak variasi. Sebagai investor pemula disarankan untuk menggunakan produk reksa dana saham karena Manajer Investasi (MI) akan memilih saham sesuai dengan kemampuan finansial Anda.

Sedangkan jika Anda menggunakan produk investasi saham, kemungkinan Anda akan mengalami kerugian karena sebagai investor pemula yang tidak berpengalaman dalam menganalisa naik turunnya harga saham.

  1. Equity crowdfunding

Equity crowdfunding sendiri menggunakan dana investasi kecil karena menggunakan skema joint venture untuk mendanai bisnis. Investor akan memiliki kepemilikan saham dalam bisnis. Keuntungan dari jenis investasi ini akan menguntungkan bagi investor jika bisnisnya menguntungkan, sebaliknya resikonya juga sepadan jika bisnisnya mengalami kerugian.

Sebagai investor pemula dengan modal kecil, Anda juga memiliki peluang yang sama dengan investor besar dan berpengalaman. Bagi yang masih baru dalam dunia investasi, Anda tidak perlu ragu dengan investasi modal kecil untuk memulai kegiatan investasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published.