Waspadai Nyeri Lambung Karena Bisa Jadi Gejala Kanker

Waspadai Nyeri Lambung Karena Bisa Jadi Gejala Kanker

Nyeri lambung memang bisa terjadi pada siapa saja ketika mengalami masalah pencernaan, sebut saja diantaranya ketika terkena GERD, maag maupun juga tukak lambung. Hal tersebut tentunya sangat mengganggu, apalagi kerap kali disertai dengan beberapa gejala lain seperti diantaranya adalah mual dan juga muntah. Tentunya Anda sendiri tidak ingin hal tersebut sampai terjadi bukan. Apalagi masalah yang berhubungan dengan sistem pencernaan juga bisa berdampak fatal jika seandainya tak segera diobati, seperti menyebabkan penyakit kanker.

Tentunya banyak yang sudah tidak asing dengan penyakit yang satu ini, faktanya kanker sendiri memang dapat menyerang organ tubuh manapun, termasuk diantaranya adalah tumbuh pada lambung. Umumnya orang-orang yang menderita penyakit maag kronis yang paling rentan terkena penyakit ini. Karena meskipun selama ini maag tersebut tidak begitu terasa, namun jika dibiarkan dalam jangka waktu lama, tanpa adanya penanganan secara tepat, maka resiko terbesarnya memang bisa menyebabkan kanker.

Penyakit kanker lambung ini sendiri pada dasarnya bisa dengan mudah Anda kenali dari beberapa gejala berikut ini, yaitu:

  1. Nyeri lambung, lebih tepatnya nyeri tersebut berada pada bagian ulu hati, seperti ketika mengalami penyakit atau gangguan pencernaan yang lainnya.
  2. Perut kembung, penderita kanker lambung umumnya juga akan merasakan perut terasa selalu penuh, sehingga membuat mereka menjadi lebih sering bersendawa.
  3. Asam lambung naik, asam lambung yang seharusnya tetap berada pada organ tersebut memang bisa saja naik hingga ke bagian kerongkongan sehingga menyebabkan sensasi seperti terbakar atau yang lebih dikenal sebagai heartburn.
  4. Merasa lebih cepat kenyang ketika makan, porsi makan menjadi berkurang jauh lebih banyak dari sebelumnya, karena memang kanker ini mengambil sebagian besar tempat yang ada di lambung, sehingga membuat Anda menjadi lebih cepat kenyang.
  5. Mual dan muntah, gejala lain yang juga kerap kali menyertai adalah mual bahkan juga muntah sehingga tidak bisa menikmati makanan.
  6. Penurunan berat badan secara drastis, umumnya penderita kanker ini juga akan mengalami penurunan berat badan secara tiba-tiba, disebabkan oleh kurangnya nafsu makan dan juga zat nutrisi yang tidak dapat dicerna secara optimal oleh tubuh. Sehingga membuat berat badan penderitanya tiba-tiba turun.
  7. Pembengkakan pada perut, ketika kondisinya sudah cukup parah, maka ada penumpukan cairan pada bagian tersebut, sehingga menyebabkan perut juga membengkak semakin besar.
  8. Anemia, penderita kanker juga rentan sekali mengalami anemia disebabkan oleh tubuh yang tidak bisa memproduksi sel-sel darah mereka secara optimal. Sehingga tubuh akan menjadi pucat, lemas bahkan juga mudah sekali pingsan.
  9. Perubahan warna pada feses, kotoran yang dikeluarkan juga berubah warnanya menjadi hitam karena bercampur dengan darah yang dikeluarkan dari lambung tersebut.
  10. Muntah darah, dalam kondisi yang cukup parah umumnya pasien kanker lambung ini juga beresiko untuk muntah darah, karena terjadi pendarahan pada organ dalam dan akan ikut terbawa ketika sedang muntah.

Patut untuk diwaspadai karena jika kanker tersebut sudah masuk stadium akhir maka akan sangat sulit untuk disembuhkan. Itulah mengapa lebih dianjurkan bagi kita semua untuk mencegah dari pada mengobati. Langkah pencegahan yang dapat dilakukan sendiri beragam mulai diantaranya adalah dengan menjaga pola makan yang sehat, terbiasa melakukan aktivitas olahraga dan sebisa mungkin segera mengobati penyakit yang dialami, jangan tunggu nanti.

 

Referensi:

Mayoclinic. Stomach cancer. Diakses pada 2021.

Webmd. Stomach Cancer. Diakses pada 2021.

Cancer. What Causes Stomach Cancer?. Diakses pada 2021.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *